Motorik kasar untuk anak

Jan 6, 2024Pendidikan0 Komentar

Motorik kasar untuk anak

Motorik kasar pada anak usia dini mencakup kemampuan dan keterampilan gerakan yang melibatkan otot-otot besar tubuh. Perkembangan motorik kasar penting untuk kemampuan anak dalam menjelajahi dunia sekitarnya, berpartisipasi dalam kegiatan fisik, dan membangun dasar untuk keterampilan motorik yang lebih kompleks. Berikut adalah tahapan perkembangan motorik kasar pada anak usia dini:

Usia 0-6 Bulan:

   – Mengangkat Kepala dan Dada: Anak mulai dapat mengangkat kepala dan dada saat berbaring tengkurap.

   – Gerakan Mengayuh dengan Kaki: Mampu menggerakkan kaki secara bergantian, menyerupai gerakan mengayuh.

Usia 7-12 Bulan:

   – Merangkak atau Berguling: Anak mulai belajar merangkak, berguling, atau menggerakkan diri sendiri untuk menjelajahi lingkungan sekitar.

   – Berdiri dan Berjalan dengan Dukungan: Mungkin dapat berdiri atau berjalan dengan dukungan orangtua atau benda-benda di sekitarnya.

Usia 1-2 Tahun:

   – Berjalan dengan Bantuan: Anak dapat belajar berjalan tanpa bantuan di sekitar usia 12-18 bulan.

   – Melompat atau Menjatuhkan Tubuh: Mampu melompat atau menjatuhkan tubuh dengan kontrol yang semakin baik.

Usia 2-3 Tahun:

   – Berlari dan Melompat: Mulai belajar berlari, melompat, dan melakukan gerakan kasar lainnya dengan lebih koordinatif.

   – Bermain Alat Permainan dengan Gerakan Kasar: Misalnya, menggunakan sepeda roda tiga, bermain bola, atau bermain di perosotan.

Usia 3-4 Tahun:

   – Berjalan Keseimbangan: Anak dapat berjalan dengan keseimbangan yang semakin baik.

   – Berjalan Mundur dan Samping: Mulai belajar berjalan mundur atau berjalan ke samping dengan lebih percaya diri.

Usia 4-5 Tahun:

   – Bersepeda Tanpa Roda Bantu: Mulai belajar bersepeda tanpa roda bantu.

   – Bermain Permainan dengan Aturan Gerakan: Berpartisipasi dalam permainan atau olahraga yang melibatkan aturan gerakan, seperti sepak bola ringan atau bermain petak umpet.

Usia 5-6 Tahun:

   – Gerakan Koordinatif yang Kompleks: Mampu melakukan gerakan-gerakan yang lebih kompleks dan koordinatif, seperti lompat tali atau bermain bola basket.

   – Berpartisipasi dalam Olahraga dan Aktivitas Fisik: Mungkin mulai berpartisipasi dalam olahraga atau aktivitas fisik terstruktur.

Penting untuk mencatat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Fasilitasi dan bimbingan dari orangtua, pengasuh, atau guru sangat membantu dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak. Memberikan kesempatan kepada anak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan fisik dan bermain di luar ruangan juga merupakan cara yang baik untuk merangsang perkembangan motorik kasar mereka.

Karya Kreasiku

Kumpulan Pantun (Karya Anak  Kelas 5 SDIT Yaumi Fatimah Juwana)

Kumpulan Pantun (Karya Anak Kelas 5 SDIT Yaumi Fatimah Juwana)

Pergi ke pasar membeli ubi Ubi merah enak rasanya Mari kita makan bergizi Agar diri kita menjadi sehat (Mas Reyhan) Jalan-jalan ke Kota Makasar Pulangnya bawa oleh-oleh Rajinlah kamu belajar Agar ,enjadi orang yang sukses (Mbak Tazkiya) Lompat jauh si anak kancil...

Pantun Nasehat

Pantun Nasehat

Menanam bunga di depan rumah Mekar artinya penuh warna Cari ilmu hingga berlimpah Agar hidup bisa bermakna Jalan – jalan ke tepi pantai Jangan lupa membawa tikar Jika ingin jadi anak pandai Kamu harus rajin belajar Di pohon jambu ada tupai Tupai senang terkena angin...

INDAHNYA LAUT  #PUISI

INDAHNYA LAUT #PUISI

Oh laut Kau membuat diriku  Terpesona dengan keindahan mu Kau sangat besar Oh laut Kau bagaikan langit yang berwarna biru Dengan keindahanmu ada beberapa orang yang mengagumi keindahanmu Jika engkau tidak ada Aku tidak bisa membayangkan Bagaimana kehidupan...

Meneliti di Laut Dalam #Cerpen

Meneliti di Laut Dalam #Cerpen

Kring… terdengar suara alarm Ray, Ray segera bangun dari karang dan langsung sarapan. Ray berfikir akan pergi berpetualang di laut ia mengajak teman – temanya untuk  meneliti paus. Ray segera pergi ke rumah teman – temannya. Pertama Ray pergi kerumah Rini...

Artikel Terbaru

Terhubung dengan kami

Kabar Sekolah

Model Pembelajaran Habit Forming di Sekolah Islam Yaumi fatimah 

Model pembelajaran "Habit Forming" atau "Pembentukan Kebiasaan" berfokus pada pembentukan kebiasaan positif dalam proses...

Peran guru dalam sekolah Islam

Peran guru dalam sekolah Islam memiliki signifikansi besar dalam membentuk karakter, moralitas, dan pemahaman keagamaan...

Apresiasi terhadap Pengorbanan Guru dalam Mencerdaskan Bangsa

Ilmu merupakan bekal yang tak ternilai harganya dalam kehidupan manusia. Melalui ilmu, manusia dapat meningkatkan taraf...